Selasa, 20 Juli 2010
Pada Sebuah Kursi II: Persalinan Musim (POEM)
Monday, 19/07/2010 at 12:29am
hujan telah pulang membasahi jejalanan.
meninggalkan teka teki titik titik airnya pada lorong lorong taman.
gaduh suara pekerja malam.
riuh berkelejatan huruf huruf papan iklan.
ansamble roda roda karet.
meninabobokan.
persalinan musim yang diarak;
sekawanan long march para turis turis kesepian.
di atas gedung gedung limbung.
rerontokan sayap malaikat hangus.
turun; memunggungi bulan gendut kembung.
:: kota tengah menuju ranjang tidurnya.
dipostkan di Facebook oleh Kahfi Kaharuli
Cara bikin titik-titik untuk halaman Daftar Isi (Tutorial)
http://www.facebook.com/album.php?aid=190646&id=813538010&ref=mf
welcome to my 2nd tutorial (kpn2 tak bikin buku), kali ini adalah tentang membuat titik untuk Daftar Isi... memang kesannya simpel dan gak penting, tapi faktanya banyak diantara kita yang gak tau. yang penting smoga bermanfaat dan berguna (bg yg belum tau).

1. pertama-tama (tentu saja) buka halaman baru ms Word

2. ketik nama halaman yg akan dituju, contoh "COVER"
kmudian klik "Tab Style" yg ada di pojok kanan atas (lihat gambar) kmudian ubah hingga menjadi seperti yang tampak didalam gambar.

3. Lalu klik pada ruler bagian paling ujung kanan (ini adalah batas pada lembar/gunung anda) klik seperti pada gambar untuk membuat garis batas Tab yang akan anda buat.
klik dua kali untuk masuk panel tab...
note: jgn dklik tepat pad gmbar gunung(batas) namun di luarnya, baru seret ke gambar gunung itu)

4. kita masuk ke panel tab... kita lihat ada angka 6 inchi (pada hal ini saya menggunakan inchi) ini adalah tab terakhir dalam satu baris (semakin banyak tab, akan semakin banyak pula deretan angkanya) lakukan seperti dalam gambar.
I: pilih angka yg paling bawah, dalam contoh angka "6"
II: pilih opsi nomor 2, yang titik-titik...
III: klik OK

5. kembali ke tulisan COVER, tekan tab maka kursor akan langsung menuju ke ujung baris, kemudian beri angka, contoh: 1...
seteleh itu tekan "enter". anda tak perlu lagi mengulangi cara2 diatas, karena formatnya sudah tersimpan. untuk yg berikutnya tinggal ketik kata-kata untuk halaman berikutnya, contoh: HALAMAN PENGESAHAN, tekan tab lalu beri angka... begitu seterusnya.
Kopi Luwak Halal Bila Dicuci
VIVAnews - Majelis Ulama Indonesia menetapkan fatwa bahwa biji kopi luwak halal sepanjang biji kopi melalui pencucian. Sehingga, biji kopi yang telah melalui pencucian bebas dari kotoran dan najis.
Ketua MUI, Ma'ruf Amin, menyatakan biji kopi luwak bukan najis. Kemudian berubah menjadi najis jika dikeluarkan bersama kotoran (mutta najis).
"Jenisnya najis mutawassithah (najis biasa). Namun jika telah mengalami pencucian dengan air dan kotorannya hilang, biji kopi halal dimakan," katanya dalam konferensi pers di kantor MUI Jalan Proklamasi Jakarta, Selasa 20 Juli 2010.
Amin menambahkan, sepanjang biji kopi utuh, keras, dan bisa tumbuh apabila ditanam biji kopi tetap halal. "Umumnya kalau kopi bubuk sudah ada proses pencucian jadi hukumnya halal," ungkapnya.
Namun ia mengungkapkan ada juga sebagian masyarakat yang mengonsumsi kopi luwak tanpa melewati proses produksi. "Ini yang termasuk haram," tegasnya.
dikutip dari Yahoo!
By Arry Anggadha, Anda Nurlaila